Judul: The Cloud
Cast: Red Velvet,Luhan,other!
Genre:Romance
Length: Oneshoot
____________;______________;____________________
Selesai perform Be Natural,diadakan jumpa Fans di Belakang stage SBS Inkigayo,dan ternyata Ada Luhan disana. Sebagai Idola yang baik,Seulgi memanggil Luhan.
"Luhan!!" Panggil Seulgi. Luhan pun berlari ke arah Seulgi.
"Hey,kita bertemu lagi,Seulgi-ssi. Oh ya,tadi kita belum berkenalan dengan benar,kan? Aku ulang ya.. Namaku Xi Luhan,panggil saja aku Luhan. Aku dari Beijing." Ujar Luhan. Seulgi sedikit terhibur.
"Hm.. Kau dari Beijing? Kok.. Sekarang di Korea?" Tanya Seulgi.
"Aku hanya sedang Liburan." Jawab Luhan. Seulgi mengangguk . Tanpa mereka sadari , mereka berkeliling . Para penggemar yang melihat mereka pun jadi heran. Tiba-tiba,Wendy menghampiri mereka ,
"Seulgi-ah , mari,kita harus kembali ke dorm." Kata Wendy.
"Ah? Begitu ya? Kau duluan saja,nanti pasti akan kususul,oke?" kata Seulgi.
"Baiklah." Wendy me-iyakan. Kemudian Wemdy berlari ke arah Van khusus Red Velvet.
"Luhan,aku pulang,ya??" Pamit Seulgi.
"Tunggu,aku belum berfoto bersama. Sangat disayangkan,aku telah bertemu Artis terkenal,masa' aku tak berfoto?" Ujar Luhan.
"Okay,o..kay! Tapi jangan mengambil terlalu banyak foto,ya!" Canda Seulgi. Luhan mengangguk senang. Kemudian mereka berfoto sebanyak 2 kali. Setelah itu,Seulgi berlari ke arah Van khusus Red Velvet.
"Wah,itu penggemarmu,kan? Sepertinya hubungan kalian sangat dekat." komentar Joy.
"Yup! Kalian serasi!" Wendy mengeluarkan pendapat.
"Tch. Omong kosong! Apanya yang serasi? Bahkan penggemarnya terlalu sempurna untuknya," Ucap Irene.
"Yaa!!" Teriak Seulgi.
"Tch,kalau dia terlalu sempurna untukku, mengapa dia mengagumiku? Heuh,bilang saja kau iri terhadapku,karena kau tak punya fanboy setampan Luhan,kan? Lagipula kau terlalu amgkuh untuk dekat dengan penggemar. Kau harus belajar dariku,Leader." Cibir Seulgi pada Irene.
"Jangan memancing pertengkaran,Kang Seulgi. Dan satu catatan,untuk apa aku belajar darimu,Si pengecut.. Sama saja aku akan jadi pengecut sepertimu." Irene membalas Cibiran Seulgi.
"Oh ya? Aku pengecut? Kalau aku pengecut,mengapa aku jadi Visual?"
"Karena orang menilai dari tampangmu,bukan dari bakatmu." jawab Irene.
Dan seulgi tak menghiraukannya . Seulgi sudah terlanjur emosi dengan perkataan Irene . Sementara Irene tersenyum senang. Mungkin karena ia berpikir ia menang,sehingga Seulgi tak bisa membalas perkataannya.
Huh,memangnya dia itu siapa? Hih,dia hanya Leader, batin Seulgi.
Wendy lalu menghampiri Seulgi yang duduk di jok belakang.
"Sabar,Seulgi.." Wendy menyabarkan Seulgi.
"Hm,aku akan terus bersabar." kata Seulgi. Sedetik kemudian,senyum Wendy merekah.
"Ah,aku senang kalian tidak bertengkar sekarang.." Gumam Wendy. Ternyata,perkataan Wendy didengar oleh Irene.
"Mungkin sekarang tidak,tapi besok bisa saja aku masih akan bertengkar dengannya." Sahut Irene. Wendy mengeluarkan ekspresi tak enak. Sementara Seulgi? Dia melihat sinis kearah Irene. Joy pun nampak kalem.
"Ah,sudahlah." kata Joy.
To be countined..
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Huh,maap,yah,pendek isi FF nya . Mianhae , readers ^ v ^
Rabu, 17 Desember 2014
FF Chaptered: The Cloud (Chapter 2)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar